Si Madhava: Dentuman Rock Alternatif dari Jantung Banjarmasin
Mereka Ganteng, Mereka Ngeband, Mereka dari Banjarmasin!
Nama Si Madhava diambil dari bahasa Sanskerta yang artinya youthful & refreshing—kayak es kopi jam 3 sore, tapi versi band. Mereka start dari bangku SMA dan semester awal kuliah, dengan energi bocah tapi taste yang nggak bisa dianggap enteng. Tahun 2023 jadi momen pivot: Prilli, vokalis mereka, pamit. Tapi bukan berarti game over. Justru dari situ, formasi berlima ini makin tight, makin solid. Si Madhava tetap ngegas, bawa semangat yang sama—raw, honest, dan selalu evolving. Musik mereka? Bukan cuma buat didengerin—tapi buat dirasain. Ada keresahan, ada eksplorasi, tapi dibalut vibe yang tetap easy to get into. Si Madhava bukan cuma pengen eksis, mereka pengen jadi the next voice dari Banjarmasin yang siap go national, bahkan beyond. Karena kadang, yang paling fresh justru datang dari pinggiran radar.
Kalem di Kata, Liar di Lagu — Si Madhava Punya Dua Muka
Secara akar, Si Madhava main di jalur Rock Alternatif—tapi jangan salah, tiap personelnya bawa taste yang beda-beda. Ada yang demen shoegaze, ada yang ngulik elektronik, bahkan yang nyantol di jazz dan noise. Semua itu nggak ditabrakin, tapi diracik bareng jadi komposisi yang kaya rasa tapi tetap nyambung. Mereka ngejaga rock sebagai fondasi, tapi kasih ruang bebas buat eksplorasi—kayak jamming yang lepas tapi tetap ada arah. Jadi walaupun bentuknya bisa berubah-ubah, benang merah Si Madhava tetap terasa: jujur, edgy, dan relevan. Lirik-lirik mereka bukan sekadar metafora estetik—tapi curahan hati soal keresahan sosial, momen personal yang mentah, sampai drama sehari-hari yang kadang susah diungkapin tapi familiar banget. Musik mereka nggak cuma buat didengar, tapi buat ngena.
Hasil Karya Si Madhava
Nggak Cuma Nongol, Si Madhava Konsisten Ngeracik & Ngegas.
Dari tahun 2020, Si Madhava tetap aktif ngeracik materi buat album debut mereka—sambil terus muterin gigs di skena lokal Banjarmasin. Bukan sekadar tampil, tapi juga ngebangun koneksi sama kuping-kuping baru yang makin luas.Tahun 2022, mereka dapet kepercayaan dari sineas dan jurnalis lokal buat ngisi soundtrack film dokumenter Banjirmasih—sebuah karya yang jadi respons kreatif terhadap banjir besar di Kalimantan Selatan. Dari panggung ke layar, Si Madhava nunjukin kalau mereka bukan cuma main musik, tapi juga punya suara buat hal-hal yang relevan dan penting.

2023: Tahun Penuh Gerak & Geser Buat Si Madhava.
Di tahun 2023, adalah tahun yang cukup rollercoaster buat Si Madhava. Di tengah padatnya kuliah dan kerjaan, mereka tetap ngebut nyelesain materi album perdana. Bareng Hollowlab Studio, mereka ngerilis dua track—"Bungkam" dan "Jalan Tanpa Jejak"—dalam format Live Session Video yang sekarang bisa lo nikmatin di YouTube mereka. Tapi dinamika nggak berhenti di situ. Tahun ini juga jadi momen perpisahan dengan Prilli, sang vokalis, yang memutuskan buat cabut dari band. Meski ditinggal salah satu ujung tombaknya, Si Madhava tetap ngejaga ritme dan jalan terus dengan spirit yang sama: jujur, mentah, dan penuh energi.

2024: Move On, Matang, Tapi Tetap Ngegas Setelah ditinggal Prilli, Si Madhava nggak loyo—justru makin solid. Mereka jalan terus dengan formasi berlima, dan momen ini mereka anggap sebagai fase pendewasaan yang real, bukan sekadar ganti susunan. Di tahun ini, mereka ngerilis tiga track baru: "Kayuh", "Banjirmasih", dan "Mawar"—semua dibungkus dalam satu Live Session Video bertajuk "TUWAGAPATMA: Si Madhava Live Session". Bukan cuma rilisan, tapi juga semacam pernyataan sikap. Karya ini jadi penanda arah baru sekaligus validasi formasi yang sekarang: dewasa, lebih tight, tapi tetap jujur dan nendang.

Ditulis oleh
Azhar R
Jun 7, 2025
SHARE SELANEWS
LIHAT SELANEWS LAINNYA
Article 3 - Woodensun Launch Fall/Winter 2024 Collection, "Mystical"
Makna berlari lebih dari sekedar latihan fisik berhasil kasih inspirasi ke Bandung-based sportswear...
Sep 16, 2024
Woodensun Launch Fall/Winter 2024 Collection, "Mystical"
Makna berlari lebih dari sekedar latihan fisik berhasil kasih inspirasi ke Bandung-based sportswear...
Sep 6, 2024
Woodensun Launch Fall/Winter 2024 Collection, "Mystical"
Makna berlari lebih dari sekedar latihan fisik berhasil kasih inspirasi ke Bandung-based sportswear...
Aug 25, 2024






